islam agama yang masuk akal
Islam adalah agama yang masuk akal.Saudara-saudari yang saya kasihi dalam Tuhan Yesus,Setelah saya mempelajari islam dari berbagai macam bacaan, terutama dari al quran, saya menyimpulkan bahwa islam memang adalah agama yang masuk akal, secara lahiriah, duniawi. ada beberapa poin yang membantu anda mengerti mengapa saya dapat menyimpulkan hal ini.1. Allah yang Maha segala-galanya dan manusia yang serba terbatas dan berdosa.Allah, oknum yang telah menciptakan langit dan bumi beserta segala isinya ini, yang layak untuk disembah, diyakini oleh umat muslim sebagai 'sesuatu' yang sangat, sangaat, sangaaat sempurna. Begitu sempurnanya sehingga akal pikiran mereka tidak mampu mencerna seperti apa Allah itu sebenarnya ataupun bagaimana mereka dapat berhubungan langsung dengan Allah.Begitulah cara pandang islam dalam memahami Allah. Allah hanya dapat dipahami lewat karya ciptaanNya, juga lewat sifat-sifatNya yang begitu agung dan mulia, juga sifat-sifatnya yang keji dan dahsyat, seperti Allah Sang Pembunuh, Allah Penuntut Balas, Allah Pemberi Azab yang seberat-beratnya, dsb. Sepertinya Allah digambarkan sebagai oknum yang kejam dan tak berperikemanusiaan (sebab Allah tak mungkin menjelma menjadi manusia dan tidak mengerti akan perasaan manusia), walaupun seorang muslim biasanya lebih sering mengucapkan bahwa Allah adalah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.Begitu kaburnya pemahaman tentang Allah dalam islam terjadi karena tidak ada seorang muslimpun yang dapat berhubungan dengan Allah secara langsung, mengenal Allah secara pribadi, kecuali rasul mereka, muhammad.Itu pun seringkali Allah menyampaikan wahyuNya lewat perantaraan malaikat Jibril. Banyak sekali dalam ayat quran yang selalu memperingatkan bahwa Allah akan mengazab, membalas, menghukum, menyiksa, setiap orang yang berbuat jahat, terutama orang yang tidak mengakuiislam dan muhammad sebagai utusan Allah. Bagaimana mereka menyimpulkan Allah? bagi mereka, Allah adalah zat yang Maha Suci, benda misterius yang tidak bisa dijangkau akal pikiran manusia, namun diyakini memiliki Kesucian dan Kesempurnaan.Al quran juga menceritakan tentang dosa, dan bagaimana semua manusia, termasuk nabi-nabi juga minta ampun kepada Allah atas dosa-dosa mereka. Semua orang telah berdosa dan satu2nya jalan adalah mengakui islam dan menjalankan rukun-rukun yang diyakini dapat mengimbangi dosa (perbuatan jahat) dengan melakukan ibadah-ibadah rutin secara lahiriah dengan imbalan pahala (perbuatan saleh) yang berlipat-lipat ganda, sehingga dosa mereka diharapkan akan lebih ringan dibandingkan pahala mereka ketika di timbang diakherat nanti. Sungguh masuk akal bukan?2. Ajaran Agama yang masuk akal.Berbeda dengan pendahulu mereka, Yahudi (Agama nabi Musa) dan Kristen (Agama dari Yesus), Islam mengajarkan bahwa muslim tidak dapat lepas dari dosa, oleh karena itu al quran mengajarkan bahwa setiap perbuatan dosa yang dilakukan dengan keadaan terpaksa,di 'halal' kan oleh Allah. Contohnya: muhammad mengajarkan bahwa sesama manusia tidak boleh saling membunuh. Jika seseorang membunuh orang lain, itu sama saja dengan membunuh umat manusia seluruhnya. Namun ketika muhammad memiliki banyak pengikut dan merasa cukup untuk menggunakan kekuatan fisik, ia mendeklarasikan perang dan meng 'halal' kan pembunuhan dalam peperangan. Lebih jauh lagi, semua tawanan perang yang diperoleh ketika ia menang, hanya diberi dua pilihan: mengakuinya sebagai nabi dan masuk islam, atau menerima hukuman mati.Demikian juga dengan hukum-hukum Allah yang lain, seperti mencuri, berdusta dan berjinah. Awalnya muhammad mengajarkan dan menerapkan hal-hal ini.Kemudian, setelah laskarnya terbentuk, ia mengadakan penyergapan setiap pedagang yang lewat, merampoknya dan mengklaim bahwa seperlima (20%) dari hasil jarahan adalah milik Allah dan nabinya (tentu saja semuanya masuk ke kantong muhammad). Ia mengajarkan bahwaseseorang muslim diijinkan untuk berdusta, jika untuk 'kebaikan', juga ia tidak menahan nafsu birahinya ketika melihat isteri anak angkatnya sendiri, zainab, sehingga hampir menimbulkan skandal yang cukup heboh.Dengan usaha apa ia menenangkan hati umatnya? dengan menurunkan ayat-ayat suci alquran untuk membenarkan perbuatannya!Muhammad memberikan kitab al quran kepada umatnya, mengajarkan bahwa manusia hanya boleh menyembah satu Allah saja. Kebanyakan dari riwayat nabi-nabi yang diceritakan dalam al quran mengindikasikan hal ini.Misalnya, Ibrahim yang menentang penyembahan berhala-berhala, Musa melawan Firaun, Luth (Lot, keponakan Abraham, yg sebenarnya bukan nabi) mengajarkan penduduk sodom untuk tidak menyembah berhala, dst. Dalam quran dinyatakan bahwa penyembahan kepada berhala sama saja dengan menyembah setan yang terkutuk dan dikategorikan sebagai perbuatan syrik,dosa paling besar dalam muslim yang tidak dapat diampuni.Al quran juga menceritakan tentang hari kiamat dan pengadilan terakhir, dimana semua umat manusia dikumpulkan dan dihakimi menurut perbuatannya masing-masing. Surga bagi orang yang saleh dan neraka bagi orang yang jahat. Orang saleh disini diartikan sebagai orang yang taat beragama, percaya terhadap semua rukun iman dan taat menjalankan rukun islam dengan semampu-mampunya. Tidak menjalankan kewajiban, dianggap sebagai dosa. Gambaran tentang neraka dan surga sering diceritakan dalam quran dan sepertinya digambarkan sangat lahiriah. Surga adalah tempat yang paling enak, menurut pikiran manusia secara duniawi, demikian juga sebaliknya tentang neraka. Ajaran islam tidak memiliki kepastian tentang keselamatan masuksorga. Semuanya itu hanya insya allah, moga-moga, mudah-mudahan. kalau dipikir-pikir, memang kita manusia yang masih dapat jatuh ke dalam dosa ini rasa-rasanya belum pasti masuk sorga. Sungguh masuk akal.3. Sikap dan perilaku umatnya yang sungguh masuk akal.Umat muslim pada umumnya memiliki pandangan bahwa agama mereka yang paling benar, karena hanya menyembah satu Allah, juga memiliki ibadah-ibadah yang secara lahiriah terlihat baik, seperti shalat lima waktu, puasa selama sebulan, memberi zakat pada fakir miskin, dan berangkat haji bagi yang mampu. Bagi orang non muslim yang jarang beribadah, ajaran muslim cukup memberi simpati yang dalam. sisi negatifnya adalah bahwa ibadah yang mereka lakukan memakai bahasa arab saja, dan dilakukan dengan setengah terpaksa, karena di 'wajib' kan.Umat muslim biasanya cinta damai. Hanya saja, jika ada peristiwa atau kejadian yang menimbulkan luka bathin, mereka tak sanggup untuk mengatasinya. Contoh dalam Al quran, mulanya muhammad mengajak orang Yahudi di medinah untuk bergabung dengannya, namun setelah orang Yahudi mengetahui bahwa ajaran muhammad menyimpang dari kitab Musa dan para Nabi, mereka menolak dan meninggalkan muhammad. Muhammad menyatakan bahwa orang Yahudi tidak bisa dipercaya dan sering di azab Allah.Sampai sekarang pun, seorang muslim diajarkan untuk membenci bangsa Yahudi dan negara Israel.Umat muslim menyukai ajaran pembalasan, alias balas dendam. Kekerasan dilawan dengan kekerasan, kejahatan dilawan dengan kejahatan setimpal. Jarang sekali ada sifat pengampunan. walaupun dalam ibadah mereka ada yang namanya ibadah menahan hawa nafsu dan dirayakan dengan bermaaf-maafan, nampaknya dendam yang sudah tersimpan di hati tidak pernah terhapus. Jadi wajar-wajar saja, aksi dibalas dengan reaksi. Sangat ilmiah.Mereka seringkali disamakan dengan komunitas lebah, dimana sesama lebah saling membantu untuk mencari makanan, masing-masing memiliki tugasnya, namun ketika sarangnya terusik, mereka menjadi marah membabi-buta, menyerang siapa saja dan rela mati agar musuhnya punterluka (sengatan lebah jika tertancap pada mangsanya, akan menimbulkan kematian pada lebah itu sendiri). Persis dengan bom bunuh diri sebagai jihad.Dalam hal perkawinan, mereka tidak melarang adanya perceraian. seseorang laki-laki bisa saja menikah dengan dua, tiga, atau empat orang isteri, namun jika sudah tidak cocok, boleh bercerai. perkawinan bagi mereka juga merupakan ibadah untuk menambah pahala, sedangkan bercerai tidak dosa, walaupun menurut mereka hal itu dibenci Allah. Secara lahiriah, memang terlihat wajar, masuk akal. Bila sebuah pasangan tidak lagi saling cocok dan mencintai, mengapa harus tetap bersama? Toh, yang mempersatukan mereka pada awalnya, bukan Allah, melainkan mereka sendiri. Atau, mereka menganggap bahwa Allah yang mempersatukan, Allah pulayang menceraikan. Salahkan saja Allah, yang tidak kelihatan, tidak pernah ngomong, dan tidak memberi hukum yang berat-berat.Mencuri dan berzina dilarang oleh al quran, namun muhammad mengijinkan jika hal ini dilakukan untuk membela agama Islam, maupun untuk menambah pahala.Para pejabat melakukan korupsi, agar dia dan keluarganya dapat menunaikan ibadah haji, yangdiyakini dapat melipat gandakan pahala sampai 100.000 kali lipat. Dosa yang kecil dikalahkan oleh pahala yang besar. Sungguh logis, masuk akal sekali. Nampaknya, walaupun mereka sudah berpakaian sopan dan rapi, menutupi aurat dengan baik, tetap saja tidak dapat menahan perilaku seks yang menggebu-gebu. Banyak kasus para santri wanita dicabuli oleh guru nya sendiri, juga para tkw yang dikirim ke arab saudi, kebanyakan pulang dengan harta dan momongan. Dosa tetap jalan, ibadah cari pahala juga tetap jalan. 'Baik' dan jahat tetap melekat pada seorang muslim. Sungguh masuk akal.Demikianlah sedikit ulasan saya mengenai islam, agama yang masuk akal. Sebuah agama yang membawa umatnya lebih dekat kepada dunia ini secara lahiriah. Sebuah agama yang dapat sedikit menentramkan hati yang gelisah, karena dosa tidak dapat lepas, lalu diimbangi dengan pahala dan perbuatan baik, dengan harapan bahwa amal perbuatan seseorang akan diterima Allah sebagai pertimbangan untuk masuk syurga. Mereka tidak sadar bahwa kekudusan Allah memisahkan apa yang suci dan apa yang berdosa. Allah yang Maha Kudus tidak bisa tinggaldengan orang berdosa. Orang berdosa, walaupun dengan segunung perbuatan-perbuatan yang menurutnya baik, tidak dapat menghapuskan dosa sama sekali, dan harus tinggal di neraka, kekal untuk selama-lamanya. Masuk akal kah hal ini menurut kalian?

0 Comments:
Post a Comment
<< Home