Dukun Kristen yang Bertobat
Dukun Kristen yang Bertobat
Kesaksian: Drs. Ek. Edison Sinaga
Berdasarkan Firman Tuhan Injil Yohanes 15:27 yang berbunyi:
“Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku”
Bapak-bapak/Ibu-ibu/Saudar(i) yang saya kasihi dalam Tuhan Yesus Kristus.
Sehubungan dengan ayat alkitab tersebut di atas yang berkata bahwa saya juga harus bersaksi sebab Kristus telah bersama-sama dengan saya sejak saya ditolong dan diselamatkan oleh Yesus Kristus pada tanggal 20 Februari 1979 dalam Kebaktian Kebangunan Rohani di kota PekanBaru Propinsi Riau yang dilayani oleh team Pekabaran Injil YPPII Batu Malang Bapak Pendeta DR. P. Octavianus.
Saya mengaku bahwa bertahun-tahun saya dibutakan oleh (si Bolis/Iblis/Setan) sehingga saya buta rohani dan menjadi pembantu utama si Bolis., sebagai seorang Dukun Besar di Pekanbaru Propinsi Riau. Tetapi puji Tuhan sekarang saya sudah melihat(bertobat).
Karena itu saya mau berkata seperti tertulis dalam Injil Yohanes 9:25b yang berbunyi: Itu sebabnya saya perlu bersaksi atas kasih Kristus yang telah saya alami sesuai Firman Tuhan dalam Mazmur 105:1-5.
Dahulu saya sebagai Dukun Besar yang terkenal di Pekanbaru Propinsi Riau, dengan tekun dan setia mengobati semua orang yang datang meminta bantuan pertolongan atas semua penyakit dan kesulitan, juga banyak orrang Kristen termasuk Penatua/Sintua dengan tidak memungut biaya. Saya lakukan itu dengan tekun dan berrsungguh-sungguh karena saya berpikir itu adalah Karunia dari Tuhan.
Dahulu saya dibutakan oleh si Bolis/Iblis,sehingga saya tidak membaca ayat-ayat Alkitab dalam II Korintus 4:3-4. Iblis menipu saya dengan memberi pengertian bahwa perrbuatan saya sebagai Dukun itu benar dan baik sebab saya berbuat kasih terhadap sesama manusia.
Memang iblis itu penipu adanya sesuai Firman Tuhan dalam Injil Yohanes 8:44.
Iblis berusaha untuk mendustai manusia sebab iblis suka supaya manusia bersama dia masuk neraka.Iblis sudah tahu aya-ayat alkitab sebab ia dahulu tinggal di Surga, tetapi oleh karena memberontak terhadap Tuhan maka ia dihalau dari Surga seperti dapat dibaca dalam kitab Yahya 14:12-14.
Demikianlah Saudara-saudara si Bolis/Iblis itu akan berusaha menipu setiap orang supaya manusia binasa bersama dia. Si Bolis dapat berupa malaekat terang untuk menipu manusia, seperti pernyataan Firman Tuhan dalam II Korintus 11:14. Iblis dapat memakai orrang-orang Krristen baik Bapak Pendeta, Penatua(sintua) semua atau dengan memakai ayat-ayat Alkitab/Kitab Suci untuk menipu manusia yaitu memberi pengertian yang keliru terhadap ayat-ayat Kitab Suci.
Dulu saya diberi pengertian, bahwa perbuatan saya sebagai dukun itu baik.Tapi sekarang baru saya sadar, bahwa Kasih yang benar menurut Tuhan ialah perbuatan baik yang sesuai dengan maksud dan kehendak Allah dalam Alkitab.
Sekarang saya baru mengerti mengapa dulu selalu saya tidak suka membaca Alkitab, mengapa dahulu selalu saya mengantuk mendengar khotbah Bapak Pendeta di Gereja, dan bila membaca Alkitab baru beberapa kalimat saya sudah mengantuk dan bosan serta tidak mengerti artinya. Padahal itulah siasat iblis supaya saya tidak mengerti kehendak Allah dan kalau manusia tidak mengerti kehendak Allah pasti sudah melawan Allah, sebab berbuat menurut kemanusiaannya sendiri. Itulah keadaan saya dulu, dan saya tahu sendiri bahwa banyak orang masih seperti itu.
Banyak orang Kristen zaman ini menjadi pemberontak-pemberontak terhadap Allah, sebab mendirikan kebenarannya sendiri karena menolak kebenaran Allah. Dan jikalau tetap tak sadar akan hal itu, maka orang-orang Kristen seperti itu adalah pengikut-pengikut iblis atau malaekat-malaekat iblis.
Saya sadar sekarang akan hal itu, sehingga saya harus bersiap untuk mempertanggungjawabkan kehendak Allah bagi saya selama hidup ini. Karena saya bertekun pada Firman Tuhan, walaupun ada tantangan apa saja. Itulah sebabnya saya berani bersaksi bagaimana kuasa Kristus yang telah saya alami dalam diri saya kepada Ompu Eporus Siahaan dan Bapak Sekretaris Jenderal Gereja HKBP P. Sihombing dan rombongan pada waktu peresmian Gedung Gereja HKBP di sungai Pa’niang/Pertamina di Propinsi Riau. Karena tidak tertahan bagaimana sukacita besar yang meluap dalam hati saya, atas karunia keselamatan yang saya peroleh dari Tuhan Yesus Kristus.
Saya menjadi dukun bukan karena saya belajar atau berusaha untuk berdukun, tetapi saya menjadi dukun akibat warisan dari nenek moyang saya yang juga adalah dukun-dukun yang besar. Hal ini sangat sesuai dengan Firman Tuhan dalam Ratapan 5:7.
Khusus kuasa gelap(2 korintus 2:4)
Saya dikuasai oleh si Bolis/ Iblis sehingga saya dapat berdialog atau berbicara lansung dengan iblis bila sangat perlu, sebab saya waktu itu dikuasai oleh roh jahat yang menamakan dirinya RAJA PARIMBULU BOSI, RAJA UTI, RAJA SISINGAMANGARAJA, RAJA GURU SALAM BANUA, RAJA SITUATUA dengan panglimanya RAJA GURU MANGALOKSA. Saya tahu ini dengan jelas sebab saya menjadi agen iblis ini bertahun-tahun.
Saya pernah dibawa oleh iblis ke atas sebuah gunung yang tinggi sekali dan di sana mata saya dibuka, sehingga saya dapat melihat seluruh dunia ini. Di situ iblis menjelma memakai jubah yang bagus seperti malaikat sesuai II Kor. 11:14. Tiba-tiba ada sebuah pedang bermata dua di tangan iblis itu dan dikatakannya,”Inilah pedang sakti untukmu”.Iblis itu menempelkan pedang itu di punggung saya sambil berpesan:”Ingatlah aku selalu, sebab aku adalah OMPUNG(Nenek) yang sangat sakti”. Saat itu saya tanyakan”Apakah engkau adalah Yesus Kristus?”Saat itu, pada detik ucapan”Yesus Kristus” keluar dari mulut saya, maka kelihatan sekali iblis begitu sangat terkejut dan iblis itu secepat kilat membalikkan dari saya dan menghilang sekejap mata. Saya pun sadar akan Firman Tuhan, bahwa dengan nama Yesus Kristus, iblis dapat diusir seperti tertulis dalam injil Markus 16:17. Setelah iblis menghilang, datanglah ular naga yang sangat besar dan mau menelan saya. Dengan kekuatan yang besar dan kegesitan yang hebat yang timbul dari diri saya.Sesudah itu seekor lipan yang besar dapat saya kalahkan
Juga seekor harimau menyerang saya tapi dengan sangat mudah saya dapat mengalahkannya. Sehingga saya dapat melawan 20 orang dalam perkelahian dan timbullah perasaan sombong yang besar dalam diri saya karena kemenangan-kemenangan tersebut dan dalam sekejap mata semua pandangan berubah dan saya sadar kembali setelah di rumah ternyata yang saya lihat tadi adalah lusifer si iblis yang besar yang sudah dicampakkan dari surga.
Kuasa iblis begitu besar sehingga mata saya dapat menembusi langit sampai langit yang ketujuh saya melihat langit terbuka bergulung-gulung sampai pada lapisan ketujuh.
Saya dapat melihat di udara ada sentral telekomunikasi dari iblis penghulu kegelapan di udara dengan alat-alat yang serba modern dan dapat mengirim dan menerima berita ke seluruh penjuru dunia dan dapat menerima berita dari penjuru alam bumi. Agennya disertai dengan warna warni lampunya yang sangat indah sekarang barulah saya mengerti bahwa si bolis/iblis adalah raja kegelapan yang menguasai udara seperti kenyataan firman Tuhan dalam Efesus 6:12.
Begitu kuasa si bolis/iblis menguasai saya sehingga saya dapat(dua lapis Pamonggar manusia-manusia cantik timbul di gumpalan-gumpalan awan kadang-kadang arwah orang-orang mati itu muncul dan saya dgn mata jasmani itu dapat mengenal mereka lalu menghilang lagi.
Juga kalau saya berjalan kadang-kadang dikawal panah-panah oleh banyak orang yang saya lihat mereka berjubah hitam tapi mereka tidak tampak dengan jelas kadang-kadang waktu saya berjalan dengan istri saya terlihat pengawal-pengawal si bolis/iblis yang mengiring kami sehingga saya berkata kepada istri saya supaya berhati-hati dalam perjalanan agar jangan menabrak mereka dan istri saya berteriak ketakutan sebab dia(istri saya)tidak melihat mereka dengan jelas.
Kalau ada embun sewaktu saya berjalan maka sayadapat melihat bentuk-bentuk manusia yang muncul dari embun-embun tersebut itulah roh-roh jahat yang begitu banyak di mana-mana. Karena itu firman Allah bersabda Hendaklah kamu berdoa dengan tidak berkeputusan(1 tes.5:17) dan Luk 18:1 yang bunyinya:”Kamu berdoa senantiasa dengan tidak jemu-jemu”.
Karena saya berjalan selalu dikelilingi oleh panah-panah berapi yang siap untuk membela saya, dan itu membuat saya bangga dan sangat menyembah si bolis/Iblis itu. Itulah sebabnya Firman Tuhan berkata dalam Episus 6:16:”Dengan perisai kamu dapat memadamkan smua panah berapi dari si jahat:.Karena itu hendaklah tiap kita harus ada di dala Kristus.
Iblis begitu sangat menguasai saya sehingga setiap orang yang menatap muka saya pasti menundukkan kepalanya, dan itu membuat saya sangat bangga. Dengan demikian saya jatuh ke dalam dosa kesombongan. Puji Tuhan/Haleluyah, sebab sekarang saya sudah mengerti Kuasa Kristus.
Sebelum saya diselamatkan oleh Yesus Kristus, maka saya sangat percaya dan membanggakan motto Batak yang dalam bahasa Bataknya berbunyi: “TAPUL BULUNG SIHALA LOMAK_LOMAK BULUNG NI OPU_OPU, MANUPAK OMPUTA DEBATA MANUGARI SAHALANI OMPU”, Yaitu percaya pada arwah-arwah/roh-roh nenek moyang yang sudah meninggal yang dipercayai bahwa dapat memohonkan pada Tuhan agar kami yang masih hidup di dunia ini boleh mendapat berkat dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
Ini adalah kepercayaan saya yang sangat memperbudak saya secara rohani dan terlalu banyak manusia yang sampai hari ini masih diikat oleh kepercayaan yang sedemikian. Sekarang barulah saya dapat mengerti bahwa hanya Yesus Kristus sajalah satu-satunya JuruSelamat manusia.
Di samping saya percaya pada Yesus Kristus, saya juga percaya pada roh-roh nenek moyang yang biasa disebut dengan bahasa Batak: SAHALANI OMPU, TONDI, SIMANGOTNI OMPU. Saya selalu mempersembahkan makanan di rumah untuk menyembah roh-roh nenek moyang yaitu memberi ikan, ayam jarum mbosi, ayam merah sialtong, ayam jarum bosi dicampur itak, pohul-pohul, acimun, pisang, dan menaruh sirih di kuburan untuk menghormati orang mati. Cara-cara seperti ini adalah adat istiadat kekafiran yang perlu diberantas, sesuai benar dengan Firman Tuhan dalam Injil Markus 7:6-9.
Saya menjadi dukun oleh karena rantai kuasa gelap yang sudah ada sejak nenek-nenek saya yang adalah juru dukun yang belum diputuskan oleh kuasa Yesus Kristus. Ini saya alami sendiri, sebab saya menjadi dukun bukan karena belajar dukun, tetapi dengan sendirinya. Sesuai Firman Allah mengenai kutuk bagi orang yang khusus menyembah berhala yaitu dalam kitab Keluaran 20:4-6.
Hal ini harus ada dalam pelayanan pribadi untuk diputuskan rantai ini dalam Nama Yesus Kristus . Ini sukar dimengerti dengan akal manusia biasa, sebab inilah rahasia penipuan iblis yang begitu halus. Hanya oleh pimpinan Roh Kudus yang akan jelas diketahui dengan terang Firman Allah.
Pujilah Tuhan karrena sejak aku terima Yesus Kristus, rantai itu diputuskan, seperti sabda Kristus pada orang-orang yang melepaskan pengikat-pengikat Lasarus yang dibangkitakan oleh Yesus dalam injil Yohanes 11:44.
Puji Tuhan sebab saya dilepaskan oleh kasih dan kuasa Yesus Kristus di Pekan Baru Riau pada tanggal 20 Februari 1979. Itulah hari kemerdekaan saya dari kuasa kegelapan.Tanggal berapakah saudara-saudara dilepaskan oleh Yesus Kristus?Ingatlah jangan terlambat!
Saya menjadi dukun serta menolong mengobati orang-orang sakit dan menyembuhkan penyakit-penyakit saraf dan lain-lain dengan tidak menerima upah atau balas jasa apapun, sehingga saya berpendapat bahwa saya bukan seorang dukun. Bila saya mendengar perkataan-perkataan bahwa saya adalah seorang dukun, maka saya sangat marah. Sebab saya berpikir bahwa saya menolong sesama. Apalagi sudah berulang-ulang saya bertanya kepada Bapak Pendeta dan Penatua/Sintua mengenai penglihatan-penglihatan dan pelayanan saya yang sangat baik itu. Maka dijawab bahwa itu talenta dan karunia-karunia Roh Kudus, sehingga mendorong saya untuk bersungguh-sungguh mengerjakan dan melaksanakan semua kehendak iblis yang menyatakan diri sebagai malaekat terang. Saya tidak bisa menyalahkan Pendeta-pendeta dan Sintua-sintua yang dulu pernah bertanya, karena mereka juga tidak mengerti dengan jelas betapa lihainya kuasa dan tipuan Sibolis/Iblis itu.
Selama bertahun-tahun saya menjadi dukun dan agen setia dari iblis, maka kehidupan rumah tangga saya tidak bahagia tidak bahagia/tidak tenteram dan tidak aman, sebab saya selalu bertengkar dengan istri dan anak-anak saya. Jika ada sesuatu yang salah dalam rumah, saya juga sering menampar isteri atau anak-anak saya, bahkan meja makan atau lemari-lemari saya gulingkan. Maka hancurlah semua piring dan gelas-gelas, sehingga makin kacaulah keadaan kami sekeluarga. Saya selalu tidak jujur terhadap isteri dan terhadap anak-anak. Dalam masalah keuangan saya atur sendiri, tak pernah semua uang saya berikan kepada isteri. Setiap kata yang menyinggung hati dan perasaan saya akan menjadi alasan untuk bertengkar dan menempeleng istri. Iblis selalu menarik saya ke tempat-tempat yang najis dan hiburan-hiburan duniawi.
Tetapi puji Tuhan dalam nama Yesus Kristus, karena setelah saya saya dilepaskan oleh Yesus Kristus, maka ada damai dan ketentraman dalam keluarga. Saya sangat mencintai isteri saya dan sangat menyayangi anak-anak saya. Tiap pagi dan malam kami duduk membuat persekutuan membaca Firman Tuhan dan bernyanyi memuji Tuhan bersama dan sesudah itu bersalam-salaman dan berciuman sebagai tanda kasih yang diberikan oleh Kristus. Dulu saya selalu mengantuk kalau mendengar Firman Tuhan atau mengantuk kalau mau membaca Alkitab di Gereja.
Tetapi sekarang semua itu sudah lenyap dan kegairahan membaca dan mendengar Firman Tuhan semakin hari semakin bertambah seperti Firman Tuhan berkata dalam II Kor. 5:17.
Bagaimana saya lalai berdoa dan lalai membaca atau mendengar Firman Tuhan, serta lalai bersekutu dengan anak-anak Tuhan dan lalai menyaksikan Injil Kristus, maka si Bolis/Iblis itu datang menyerang saya dan mengajak untuk berunding dengan dia. Itu sebabnya saya berjanji untuk tetap setia dan bersaksi karena Kuasa Yesus Kristus dan Kasih Tuhan terhadap saya dan keluarga saya. Baru sekarang saya mengerti kata Rasul Paulus dalam I Kor.9:16.
Itulah sebabnya seetiap saat saya harus peka terhadap pimpinan suara Roh Kudus, sehingga apa saja yang Roh Kudus katakan yang sesuai dengan isi Alkitab, saya harus laksannakan apapun yang terjadi sebab saya dulu sangat peka dan setia melakukan kehendak iblis, maka sekarang saya harus lebih seetia lagi dan taat empat kali ganda melakukan kehendak Tuhan Yesus Kristus. Bukan untuk diselamatkan, tetapi karena sudah diselamatkan, sebagai ungkapan terima kasih dan syukur. Puji Tuhan. Saya ingat Firman Tuhan dalam Yohanes 15:27:”Tetapi kamu(Edison Sinaga) juga harus bersaksi tentang Aku(Yesus Kristus), karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku”. Saya mohon agar setiap Saudara seiman di mana mana tolong doakan saya dalam melaksanakan kehendak Tuhan di mana saja saya berada.
Sesuai Firman Allah dalam II Tim. 4:1-2.
Inilah dasar di mana saya pasti akan bicara tentang Nama dan Injil Kristus di mana saja dan kapan saja.
Walaupun pasti ada saudara yang akan tersinggung atau menganggap bahwa itu tidak benar. Sebab dulu saya tidak malu melakukan kehenndak si bolis/Iblis di mana saja dan kapan saja, maka sekarang bersama Yesus Kristus Raja dan Hakim yang akan datang, saya tidak akan takut dan malu. Sesuai juga Rroma 1:16. Pertama-tama orang Yunani(Batak) Indonesia dan lain-lain. Saya(Edison Sinaga) tidak mungkin akan diam menyatakan Injil sebab Injil harus diberitakan kepada setiap orang, seperti nyata dalam Kolose 1:28.
Saya terbeban untuk melayani dan memberitakan Injil dan mendoakan setiap pribadi. Saya sendiri bertahun-tahun menjadi anggota Gerreja, dan lahir sudah menjadi orang Kristen, tetapi saya disembuhkan dari penyakit rohani, diselamatkan dari Neraka masuk ke Surga pada 20 Februari 1979.
Firman Allah dalam Injil Yohanes 1:12.
Saya ditangkap Tuhan Yesus karena kuasa Firman, kuasa doa dan Tuhan Yesus Kristus kepada Hamba-Nya DR.P.Octavianus sehingga roh jahat menyekat saya keluar dalam Nama Yesus Kristus yang penuh kuasa itu dan yang penuh kasih. Jelas sekali sabda Yesus Kristus bahwa Dialah Jalan Kebenaran dan Hidup yang nyata dalam Yahya 14:6. Di sini jelaslah bahwa Yesus Kristus saja yang dapat menyelamatkan, bukan siapa-siapa, atau bukan Gereja, bukan Agama, bukan roh nenek moyang, bukan roh jahat Parimbulu Bosi dan lainnya, tetapi hanya Yesus Kristus saja.
Inilah dasar dan ayat pegangan setiap orang yang percaya dan menerima Yesus Kristus masuk dalam hati hati dan kehidupannya pribadi, sehingga menjadi jaminan kepastian keselamatan baginya. Karena Allah setia dan taat janji-Nya. Karena itu saya menghimbau dalam Nama Yesus Kristus bagi setiap orang agar menerima Yesus Kristus masuk dalam hati sesuai janjinya.
Saudara-saudara yang kekasih dalam Yesus Kristus.
Perrmohonan saya supaya jangan ada lagi Pendeta-pendeta atau Penatua-penatua, Sintua-sintua atau Jemaat-jemaat Kristen yang percaya pada roh-roh jahat yang merupakan malaekat terang seperti yang saya alami. Jangan ada lagi DATU-DATU KRISTEN(demikian bahasa dan istilah Batak), ingatlah wahyu 1:8 dan Galatia 5:19-21. Bangunlah dan bersiaplah karena setiap saat Saudara dan saya untuk menghadap Tuhan dan harus bertanggung jawab kepada Tuhan sesuai Roma 14:12.
Terimalah Yesus Kristus sekarang, dan jikalau ada Saudara yang membaca kesaksian ini dan tahu dengan jelas, atau masih ragu-ragu tentang keselamatannya, saya undang saudara menerima Kristus dalam hatimu sekarang dan marilah kita berdoa:”Ya Allah Bapa di surga, Engkau mengasihani saya dalam Yesus Kristus dengan kematian Kristus di atas salib di Golgota. Saya mengaku bahwa saya orang berdosa. Ampuni dosa saya ya Yesus Kristus. Saya buka hati saya, silahkan masuk Tuhann dan selamatkan saya.
Dalam Nama Yesus Kristus saya berdoa.
Sumber: ilmu Hitam dan ilmu putih
Oleh Pondsius dan Susanna Takaliuang
Diterbitkan oleh Departemen Pekabaran injil YPPII
@copyrigth 1992
Kesaksian: Drs. Ek. Edison Sinaga
Berdasarkan Firman Tuhan Injil Yohanes 15:27 yang berbunyi:
“Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku”
Bapak-bapak/Ibu-ibu/Saudar(i) yang saya kasihi dalam Tuhan Yesus Kristus.
Sehubungan dengan ayat alkitab tersebut di atas yang berkata bahwa saya juga harus bersaksi sebab Kristus telah bersama-sama dengan saya sejak saya ditolong dan diselamatkan oleh Yesus Kristus pada tanggal 20 Februari 1979 dalam Kebaktian Kebangunan Rohani di kota PekanBaru Propinsi Riau yang dilayani oleh team Pekabaran Injil YPPII Batu Malang Bapak Pendeta DR. P. Octavianus.
Saya mengaku bahwa bertahun-tahun saya dibutakan oleh (si Bolis/Iblis/Setan) sehingga saya buta rohani dan menjadi pembantu utama si Bolis., sebagai seorang Dukun Besar di Pekanbaru Propinsi Riau. Tetapi puji Tuhan sekarang saya sudah melihat(bertobat).
Karena itu saya mau berkata seperti tertulis dalam Injil Yohanes 9:25b yang berbunyi: Itu sebabnya saya perlu bersaksi atas kasih Kristus yang telah saya alami sesuai Firman Tuhan dalam Mazmur 105:1-5.
Dahulu saya sebagai Dukun Besar yang terkenal di Pekanbaru Propinsi Riau, dengan tekun dan setia mengobati semua orang yang datang meminta bantuan pertolongan atas semua penyakit dan kesulitan, juga banyak orrang Kristen termasuk Penatua/Sintua dengan tidak memungut biaya. Saya lakukan itu dengan tekun dan berrsungguh-sungguh karena saya berpikir itu adalah Karunia dari Tuhan.
Dahulu saya dibutakan oleh si Bolis/Iblis,sehingga saya tidak membaca ayat-ayat Alkitab dalam II Korintus 4:3-4. Iblis menipu saya dengan memberi pengertian bahwa perrbuatan saya sebagai Dukun itu benar dan baik sebab saya berbuat kasih terhadap sesama manusia.
Memang iblis itu penipu adanya sesuai Firman Tuhan dalam Injil Yohanes 8:44.
Iblis berusaha untuk mendustai manusia sebab iblis suka supaya manusia bersama dia masuk neraka.Iblis sudah tahu aya-ayat alkitab sebab ia dahulu tinggal di Surga, tetapi oleh karena memberontak terhadap Tuhan maka ia dihalau dari Surga seperti dapat dibaca dalam kitab Yahya 14:12-14.
Demikianlah Saudara-saudara si Bolis/Iblis itu akan berusaha menipu setiap orang supaya manusia binasa bersama dia. Si Bolis dapat berupa malaekat terang untuk menipu manusia, seperti pernyataan Firman Tuhan dalam II Korintus 11:14. Iblis dapat memakai orrang-orang Krristen baik Bapak Pendeta, Penatua(sintua) semua atau dengan memakai ayat-ayat Alkitab/Kitab Suci untuk menipu manusia yaitu memberi pengertian yang keliru terhadap ayat-ayat Kitab Suci.
Dulu saya diberi pengertian, bahwa perbuatan saya sebagai dukun itu baik.Tapi sekarang baru saya sadar, bahwa Kasih yang benar menurut Tuhan ialah perbuatan baik yang sesuai dengan maksud dan kehendak Allah dalam Alkitab.
Sekarang saya baru mengerti mengapa dulu selalu saya tidak suka membaca Alkitab, mengapa dahulu selalu saya mengantuk mendengar khotbah Bapak Pendeta di Gereja, dan bila membaca Alkitab baru beberapa kalimat saya sudah mengantuk dan bosan serta tidak mengerti artinya. Padahal itulah siasat iblis supaya saya tidak mengerti kehendak Allah dan kalau manusia tidak mengerti kehendak Allah pasti sudah melawan Allah, sebab berbuat menurut kemanusiaannya sendiri. Itulah keadaan saya dulu, dan saya tahu sendiri bahwa banyak orang masih seperti itu.
Banyak orang Kristen zaman ini menjadi pemberontak-pemberontak terhadap Allah, sebab mendirikan kebenarannya sendiri karena menolak kebenaran Allah. Dan jikalau tetap tak sadar akan hal itu, maka orang-orang Kristen seperti itu adalah pengikut-pengikut iblis atau malaekat-malaekat iblis.
Saya sadar sekarang akan hal itu, sehingga saya harus bersiap untuk mempertanggungjawabkan kehendak Allah bagi saya selama hidup ini. Karena saya bertekun pada Firman Tuhan, walaupun ada tantangan apa saja. Itulah sebabnya saya berani bersaksi bagaimana kuasa Kristus yang telah saya alami dalam diri saya kepada Ompu Eporus Siahaan dan Bapak Sekretaris Jenderal Gereja HKBP P. Sihombing dan rombongan pada waktu peresmian Gedung Gereja HKBP di sungai Pa’niang/Pertamina di Propinsi Riau. Karena tidak tertahan bagaimana sukacita besar yang meluap dalam hati saya, atas karunia keselamatan yang saya peroleh dari Tuhan Yesus Kristus.
Saya menjadi dukun bukan karena saya belajar atau berusaha untuk berdukun, tetapi saya menjadi dukun akibat warisan dari nenek moyang saya yang juga adalah dukun-dukun yang besar. Hal ini sangat sesuai dengan Firman Tuhan dalam Ratapan 5:7.
Khusus kuasa gelap(2 korintus 2:4)
Saya dikuasai oleh si Bolis/ Iblis sehingga saya dapat berdialog atau berbicara lansung dengan iblis bila sangat perlu, sebab saya waktu itu dikuasai oleh roh jahat yang menamakan dirinya RAJA PARIMBULU BOSI, RAJA UTI, RAJA SISINGAMANGARAJA, RAJA GURU SALAM BANUA, RAJA SITUATUA dengan panglimanya RAJA GURU MANGALOKSA. Saya tahu ini dengan jelas sebab saya menjadi agen iblis ini bertahun-tahun.
Saya pernah dibawa oleh iblis ke atas sebuah gunung yang tinggi sekali dan di sana mata saya dibuka, sehingga saya dapat melihat seluruh dunia ini. Di situ iblis menjelma memakai jubah yang bagus seperti malaikat sesuai II Kor. 11:14. Tiba-tiba ada sebuah pedang bermata dua di tangan iblis itu dan dikatakannya,”Inilah pedang sakti untukmu”.Iblis itu menempelkan pedang itu di punggung saya sambil berpesan:”Ingatlah aku selalu, sebab aku adalah OMPUNG(Nenek) yang sangat sakti”. Saat itu saya tanyakan”Apakah engkau adalah Yesus Kristus?”Saat itu, pada detik ucapan”Yesus Kristus” keluar dari mulut saya, maka kelihatan sekali iblis begitu sangat terkejut dan iblis itu secepat kilat membalikkan dari saya dan menghilang sekejap mata. Saya pun sadar akan Firman Tuhan, bahwa dengan nama Yesus Kristus, iblis dapat diusir seperti tertulis dalam injil Markus 16:17. Setelah iblis menghilang, datanglah ular naga yang sangat besar dan mau menelan saya. Dengan kekuatan yang besar dan kegesitan yang hebat yang timbul dari diri saya.Sesudah itu seekor lipan yang besar dapat saya kalahkan
Juga seekor harimau menyerang saya tapi dengan sangat mudah saya dapat mengalahkannya. Sehingga saya dapat melawan 20 orang dalam perkelahian dan timbullah perasaan sombong yang besar dalam diri saya karena kemenangan-kemenangan tersebut dan dalam sekejap mata semua pandangan berubah dan saya sadar kembali setelah di rumah ternyata yang saya lihat tadi adalah lusifer si iblis yang besar yang sudah dicampakkan dari surga.
Kuasa iblis begitu besar sehingga mata saya dapat menembusi langit sampai langit yang ketujuh saya melihat langit terbuka bergulung-gulung sampai pada lapisan ketujuh.
Saya dapat melihat di udara ada sentral telekomunikasi dari iblis penghulu kegelapan di udara dengan alat-alat yang serba modern dan dapat mengirim dan menerima berita ke seluruh penjuru dunia dan dapat menerima berita dari penjuru alam bumi. Agennya disertai dengan warna warni lampunya yang sangat indah sekarang barulah saya mengerti bahwa si bolis/iblis adalah raja kegelapan yang menguasai udara seperti kenyataan firman Tuhan dalam Efesus 6:12.
Begitu kuasa si bolis/iblis menguasai saya sehingga saya dapat(dua lapis Pamonggar manusia-manusia cantik timbul di gumpalan-gumpalan awan kadang-kadang arwah orang-orang mati itu muncul dan saya dgn mata jasmani itu dapat mengenal mereka lalu menghilang lagi.
Juga kalau saya berjalan kadang-kadang dikawal panah-panah oleh banyak orang yang saya lihat mereka berjubah hitam tapi mereka tidak tampak dengan jelas kadang-kadang waktu saya berjalan dengan istri saya terlihat pengawal-pengawal si bolis/iblis yang mengiring kami sehingga saya berkata kepada istri saya supaya berhati-hati dalam perjalanan agar jangan menabrak mereka dan istri saya berteriak ketakutan sebab dia(istri saya)tidak melihat mereka dengan jelas.
Kalau ada embun sewaktu saya berjalan maka sayadapat melihat bentuk-bentuk manusia yang muncul dari embun-embun tersebut itulah roh-roh jahat yang begitu banyak di mana-mana. Karena itu firman Allah bersabda Hendaklah kamu berdoa dengan tidak berkeputusan(1 tes.5:17) dan Luk 18:1 yang bunyinya:”Kamu berdoa senantiasa dengan tidak jemu-jemu”.
Karena saya berjalan selalu dikelilingi oleh panah-panah berapi yang siap untuk membela saya, dan itu membuat saya bangga dan sangat menyembah si bolis/Iblis itu. Itulah sebabnya Firman Tuhan berkata dalam Episus 6:16:”Dengan perisai kamu dapat memadamkan smua panah berapi dari si jahat:.Karena itu hendaklah tiap kita harus ada di dala Kristus.
Iblis begitu sangat menguasai saya sehingga setiap orang yang menatap muka saya pasti menundukkan kepalanya, dan itu membuat saya sangat bangga. Dengan demikian saya jatuh ke dalam dosa kesombongan. Puji Tuhan/Haleluyah, sebab sekarang saya sudah mengerti Kuasa Kristus.
Sebelum saya diselamatkan oleh Yesus Kristus, maka saya sangat percaya dan membanggakan motto Batak yang dalam bahasa Bataknya berbunyi: “TAPUL BULUNG SIHALA LOMAK_LOMAK BULUNG NI OPU_OPU, MANUPAK OMPUTA DEBATA MANUGARI SAHALANI OMPU”, Yaitu percaya pada arwah-arwah/roh-roh nenek moyang yang sudah meninggal yang dipercayai bahwa dapat memohonkan pada Tuhan agar kami yang masih hidup di dunia ini boleh mendapat berkat dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
Ini adalah kepercayaan saya yang sangat memperbudak saya secara rohani dan terlalu banyak manusia yang sampai hari ini masih diikat oleh kepercayaan yang sedemikian. Sekarang barulah saya dapat mengerti bahwa hanya Yesus Kristus sajalah satu-satunya JuruSelamat manusia.
Di samping saya percaya pada Yesus Kristus, saya juga percaya pada roh-roh nenek moyang yang biasa disebut dengan bahasa Batak: SAHALANI OMPU, TONDI, SIMANGOTNI OMPU. Saya selalu mempersembahkan makanan di rumah untuk menyembah roh-roh nenek moyang yaitu memberi ikan, ayam jarum mbosi, ayam merah sialtong, ayam jarum bosi dicampur itak, pohul-pohul, acimun, pisang, dan menaruh sirih di kuburan untuk menghormati orang mati. Cara-cara seperti ini adalah adat istiadat kekafiran yang perlu diberantas, sesuai benar dengan Firman Tuhan dalam Injil Markus 7:6-9.
Saya menjadi dukun oleh karena rantai kuasa gelap yang sudah ada sejak nenek-nenek saya yang adalah juru dukun yang belum diputuskan oleh kuasa Yesus Kristus. Ini saya alami sendiri, sebab saya menjadi dukun bukan karena belajar dukun, tetapi dengan sendirinya. Sesuai Firman Allah mengenai kutuk bagi orang yang khusus menyembah berhala yaitu dalam kitab Keluaran 20:4-6.
Hal ini harus ada dalam pelayanan pribadi untuk diputuskan rantai ini dalam Nama Yesus Kristus . Ini sukar dimengerti dengan akal manusia biasa, sebab inilah rahasia penipuan iblis yang begitu halus. Hanya oleh pimpinan Roh Kudus yang akan jelas diketahui dengan terang Firman Allah.
Pujilah Tuhan karrena sejak aku terima Yesus Kristus, rantai itu diputuskan, seperti sabda Kristus pada orang-orang yang melepaskan pengikat-pengikat Lasarus yang dibangkitakan oleh Yesus dalam injil Yohanes 11:44.
Puji Tuhan sebab saya dilepaskan oleh kasih dan kuasa Yesus Kristus di Pekan Baru Riau pada tanggal 20 Februari 1979. Itulah hari kemerdekaan saya dari kuasa kegelapan.Tanggal berapakah saudara-saudara dilepaskan oleh Yesus Kristus?Ingatlah jangan terlambat!
Saya menjadi dukun serta menolong mengobati orang-orang sakit dan menyembuhkan penyakit-penyakit saraf dan lain-lain dengan tidak menerima upah atau balas jasa apapun, sehingga saya berpendapat bahwa saya bukan seorang dukun. Bila saya mendengar perkataan-perkataan bahwa saya adalah seorang dukun, maka saya sangat marah. Sebab saya berpikir bahwa saya menolong sesama. Apalagi sudah berulang-ulang saya bertanya kepada Bapak Pendeta dan Penatua/Sintua mengenai penglihatan-penglihatan dan pelayanan saya yang sangat baik itu. Maka dijawab bahwa itu talenta dan karunia-karunia Roh Kudus, sehingga mendorong saya untuk bersungguh-sungguh mengerjakan dan melaksanakan semua kehendak iblis yang menyatakan diri sebagai malaekat terang. Saya tidak bisa menyalahkan Pendeta-pendeta dan Sintua-sintua yang dulu pernah bertanya, karena mereka juga tidak mengerti dengan jelas betapa lihainya kuasa dan tipuan Sibolis/Iblis itu.
Selama bertahun-tahun saya menjadi dukun dan agen setia dari iblis, maka kehidupan rumah tangga saya tidak bahagia tidak bahagia/tidak tenteram dan tidak aman, sebab saya selalu bertengkar dengan istri dan anak-anak saya. Jika ada sesuatu yang salah dalam rumah, saya juga sering menampar isteri atau anak-anak saya, bahkan meja makan atau lemari-lemari saya gulingkan. Maka hancurlah semua piring dan gelas-gelas, sehingga makin kacaulah keadaan kami sekeluarga. Saya selalu tidak jujur terhadap isteri dan terhadap anak-anak. Dalam masalah keuangan saya atur sendiri, tak pernah semua uang saya berikan kepada isteri. Setiap kata yang menyinggung hati dan perasaan saya akan menjadi alasan untuk bertengkar dan menempeleng istri. Iblis selalu menarik saya ke tempat-tempat yang najis dan hiburan-hiburan duniawi.
Tetapi puji Tuhan dalam nama Yesus Kristus, karena setelah saya saya dilepaskan oleh Yesus Kristus, maka ada damai dan ketentraman dalam keluarga. Saya sangat mencintai isteri saya dan sangat menyayangi anak-anak saya. Tiap pagi dan malam kami duduk membuat persekutuan membaca Firman Tuhan dan bernyanyi memuji Tuhan bersama dan sesudah itu bersalam-salaman dan berciuman sebagai tanda kasih yang diberikan oleh Kristus. Dulu saya selalu mengantuk kalau mendengar Firman Tuhan atau mengantuk kalau mau membaca Alkitab di Gereja.
Tetapi sekarang semua itu sudah lenyap dan kegairahan membaca dan mendengar Firman Tuhan semakin hari semakin bertambah seperti Firman Tuhan berkata dalam II Kor. 5:17.
Bagaimana saya lalai berdoa dan lalai membaca atau mendengar Firman Tuhan, serta lalai bersekutu dengan anak-anak Tuhan dan lalai menyaksikan Injil Kristus, maka si Bolis/Iblis itu datang menyerang saya dan mengajak untuk berunding dengan dia. Itu sebabnya saya berjanji untuk tetap setia dan bersaksi karena Kuasa Yesus Kristus dan Kasih Tuhan terhadap saya dan keluarga saya. Baru sekarang saya mengerti kata Rasul Paulus dalam I Kor.9:16.
Itulah sebabnya seetiap saat saya harus peka terhadap pimpinan suara Roh Kudus, sehingga apa saja yang Roh Kudus katakan yang sesuai dengan isi Alkitab, saya harus laksannakan apapun yang terjadi sebab saya dulu sangat peka dan setia melakukan kehendak iblis, maka sekarang saya harus lebih seetia lagi dan taat empat kali ganda melakukan kehendak Tuhan Yesus Kristus. Bukan untuk diselamatkan, tetapi karena sudah diselamatkan, sebagai ungkapan terima kasih dan syukur. Puji Tuhan. Saya ingat Firman Tuhan dalam Yohanes 15:27:”Tetapi kamu(Edison Sinaga) juga harus bersaksi tentang Aku(Yesus Kristus), karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku”. Saya mohon agar setiap Saudara seiman di mana mana tolong doakan saya dalam melaksanakan kehendak Tuhan di mana saja saya berada.
Sesuai Firman Allah dalam II Tim. 4:1-2.
Inilah dasar di mana saya pasti akan bicara tentang Nama dan Injil Kristus di mana saja dan kapan saja.
Walaupun pasti ada saudara yang akan tersinggung atau menganggap bahwa itu tidak benar. Sebab dulu saya tidak malu melakukan kehenndak si bolis/Iblis di mana saja dan kapan saja, maka sekarang bersama Yesus Kristus Raja dan Hakim yang akan datang, saya tidak akan takut dan malu. Sesuai juga Rroma 1:16. Pertama-tama orang Yunani(Batak) Indonesia dan lain-lain. Saya(Edison Sinaga) tidak mungkin akan diam menyatakan Injil sebab Injil harus diberitakan kepada setiap orang, seperti nyata dalam Kolose 1:28.
Saya terbeban untuk melayani dan memberitakan Injil dan mendoakan setiap pribadi. Saya sendiri bertahun-tahun menjadi anggota Gerreja, dan lahir sudah menjadi orang Kristen, tetapi saya disembuhkan dari penyakit rohani, diselamatkan dari Neraka masuk ke Surga pada 20 Februari 1979.
Firman Allah dalam Injil Yohanes 1:12.
Saya ditangkap Tuhan Yesus karena kuasa Firman, kuasa doa dan Tuhan Yesus Kristus kepada Hamba-Nya DR.P.Octavianus sehingga roh jahat menyekat saya keluar dalam Nama Yesus Kristus yang penuh kuasa itu dan yang penuh kasih. Jelas sekali sabda Yesus Kristus bahwa Dialah Jalan Kebenaran dan Hidup yang nyata dalam Yahya 14:6. Di sini jelaslah bahwa Yesus Kristus saja yang dapat menyelamatkan, bukan siapa-siapa, atau bukan Gereja, bukan Agama, bukan roh nenek moyang, bukan roh jahat Parimbulu Bosi dan lainnya, tetapi hanya Yesus Kristus saja.
Inilah dasar dan ayat pegangan setiap orang yang percaya dan menerima Yesus Kristus masuk dalam hati hati dan kehidupannya pribadi, sehingga menjadi jaminan kepastian keselamatan baginya. Karena Allah setia dan taat janji-Nya. Karena itu saya menghimbau dalam Nama Yesus Kristus bagi setiap orang agar menerima Yesus Kristus masuk dalam hati sesuai janjinya.
Saudara-saudara yang kekasih dalam Yesus Kristus.
Perrmohonan saya supaya jangan ada lagi Pendeta-pendeta atau Penatua-penatua, Sintua-sintua atau Jemaat-jemaat Kristen yang percaya pada roh-roh jahat yang merupakan malaekat terang seperti yang saya alami. Jangan ada lagi DATU-DATU KRISTEN(demikian bahasa dan istilah Batak), ingatlah wahyu 1:8 dan Galatia 5:19-21. Bangunlah dan bersiaplah karena setiap saat Saudara dan saya untuk menghadap Tuhan dan harus bertanggung jawab kepada Tuhan sesuai Roma 14:12.
Terimalah Yesus Kristus sekarang, dan jikalau ada Saudara yang membaca kesaksian ini dan tahu dengan jelas, atau masih ragu-ragu tentang keselamatannya, saya undang saudara menerima Kristus dalam hatimu sekarang dan marilah kita berdoa:”Ya Allah Bapa di surga, Engkau mengasihani saya dalam Yesus Kristus dengan kematian Kristus di atas salib di Golgota. Saya mengaku bahwa saya orang berdosa. Ampuni dosa saya ya Yesus Kristus. Saya buka hati saya, silahkan masuk Tuhann dan selamatkan saya.
Dalam Nama Yesus Kristus saya berdoa.
Sumber: ilmu Hitam dan ilmu putih
Oleh Pondsius dan Susanna Takaliuang
Diterbitkan oleh Departemen Pekabaran injil YPPII
@copyrigth 1992

0 Comments:
Post a Comment
<< Home