Kehendak Yesus: BerSinarlah...
Cermin perakPada suatu hari, Raja bertemu dengan seorang Cina dan seorang Yunani, dan mendengarkan percakapan mereka. Orang Cina mengatakan, "Kami adalah seniman yang paling baik." Orang Yunani menjawab, " Kami lebih baik daripada Anda."Mendengar hal itu maka sang Rajapun berkata, "Baiklah saya menguji Anda. Maka akan kita lihat siapa di antara Anda berdua yang dapat dibenarkan ucapannya." Orang Cina berkata lagi, " Tunjukkan kepada kami sebuah ruangan khusus, dan kepada orang Yunani ruangan lain."Maka oleh titah Raja, orang Cina dan orang Yunani mendapat dua ruangan secara terpisah tetapi saling bersebelahan. Ruangan itu dikelilingi oleh dinding yang terbuat dari perak. Kemudian dimulailah ujian itu. Orang Cina meminta dari sang raja ratusan aneka warna untuk memulai pembuatan karya seninya. Maka rajapun segera meluluskan segala apa yang dimintanya. Sementara itu di ruangan sebelahnya orang Yunani berkata kepada sang raja, 'Bagi kami tak ada rupa maupun warna yang cocok untuk karya kami. Satu-satunya yang kami inginkan ialah terlepas dari karat itu'...sambil tangannya menunjuk kepada dinding-dinding ruangan yang ditempatinya. Usai berkata demikian, orang Yunani menutup pintu kamarnya dan mulai pekerjaan memoles.Setelah usai orang Cina dan orang Yunani itu dengan pekerjaannya, mulailah mereka menabuh genderang tanda kegembiraan. Maka masuklah raja ke ruangan orang cina itu dan melihat gambar-gambar yang terbentuk di dinding-dinding ruangan itu. Seketika itu juga raja sangat tertegun dan takjub... akal budinya seakan-akan berhenti.. Setelah beberapa saat, raja kemudian bergegas pergi ke tempat orang Yunani, yang sementara itu telah mengangkat tirai yang memisahkan kedua ruangan itu. Dengan demikian karya agung orang Cina terpantul dan mengena pada dinding perak yang telah dibersihkan dari karat. Segala sesuatu yang sempat dilihat raja dalam ruangan orang Cina itu tampak lebih manis di sini sehingga kedua matanya terbelalak...Demikianlah cucuku... teruskanlah kegiatanmu hari ini. Dan ketahuilah cermin itu adalah hatimu. Pantulan setiap gambar... untuk seterusnya bersinar dalam hati. Dan cobalah kau renungkan apakah gerangan arti dari gambar berwarna-warni itu... Kelak jika kau telahmemiliki jawabannya.. ceritakanlah pada kakek...Oh ya..Kau belum lupa kan lagu yang kakek ajarkan padamu kemarin ?.. "Belum kek"..spontan cucu itu menjawab. Nah...Kalau begitu sebelum kau pergi, kakek ingin mendengar suaramu yang merdu itu cucuku... Dan saatitu juga sayup-sayup terdengarlah suara seorang anak kecil menyanyi menyemarakkan suasana pagi di desa itu...
Yesus menginginkan daku
bersinar bagiNya
Di manapun ku berada
ku mengenangkanNya
Bersinar... bersinar...
Itulah kehendak Yesus
Bersinar... bersinar...
Aku bersinar terus
Yesus menginginkan daku
menolong orang lain.
Manis dan sopan selalu
ketika ku bermain
Bersinar... bersinar...
Itulah kehendak Yesus
Bersinar... bersinar...
Aku bersinar terus...
Kumohon Yesus menolong
menjaga hatiku
Agar bersih dan bersinar
meniru Tuhanku
Bersinar... bersinar...
Itulah kehendak Yesus
Bersinar... bersinar...
Aku bersinar terus.
Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai firmanMu. (Mzm 119:9)
Yesus menginginkan daku
bersinar bagiNya
Di manapun ku berada
ku mengenangkanNya
Bersinar... bersinar...
Itulah kehendak Yesus
Bersinar... bersinar...
Aku bersinar terus
Yesus menginginkan daku
menolong orang lain.
Manis dan sopan selalu
ketika ku bermain
Bersinar... bersinar...
Itulah kehendak Yesus
Bersinar... bersinar...
Aku bersinar terus...
Kumohon Yesus menolong
menjaga hatiku
Agar bersih dan bersinar
meniru Tuhanku
Bersinar... bersinar...
Itulah kehendak Yesus
Bersinar... bersinar...
Aku bersinar terus.
Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai firmanMu. (Mzm 119:9)
